MANGGA AGRI GARDINA
MANGGA AGRI GARDINA
Mangga Agrigardina 45 merupakan hasil pemuliaan dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika), Solok, Sumatera Barat, yang berada di bawah naungan Badan Litbang Pertanian (Kementerian Pertanian). Mangga ini merupakan hasil persilangan antara varietas Saigon dan Gadung 189.
Penetapan sebagai Varietas Unggul
Varietas ini resmi dilepas oleh Kementerian Pertanian melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 125/Kpts/SR.120/D.2.7/3/2014 pada bulan Maret 2014.
Karakteristik Tanaman
Habitus: Tanaman mangga ini cenderung bersifat pendek atau kerdil (dwarf) dan tajuknya kompak, sehingga sangat cocok dijadikan tanaman buah dalam pot (Tabulampot).
Produktivitas: Sangat tinggi dan bersifat genjah (cepat berbuah). Pohon mulai belajar berbuah pada umur 2–3 tahun setelah tanam.
Musim Berbuah: Memiliki masa panen yang relatif lebih awal dibandingkan mangga pada umumnya.
Keunggulan dan Karakteristik Buah
Tampilan (Kulit): Keunggulan utama mangga ini adalah warna kulitnya yang sangat cantik, yaitu perpaduan merah cerah, oranye, dan kuning saat matang. Karena warnanya ini, Agrigardina sering disebut sebagai "mangga pisang" karena ukurannya yang kecil dan memanjang.
Ukuran: Tergolong kecil hingga sedang, dengan berat rata-rata sekitar 200–300 gram per buah.
Daging Buah: Berwarna kuning jingga, teksturnya lembut, padat, dan memiliki kadar air yang rendah (kering).
Rasa: Sangat manis dengan aroma yang harum dan khas.
Cara Makan: Uniknya, mangga ini bisa dikupas seperti pisang karena kulitnya yang mudah dilepas dan ukurannya yang pas di tangan.