MANGGA ARUMANIS



MANGGA ARUMANIS


Mangga Arumanis berasal dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Nama "Arumanis" berasal dari gabungan kata "Harum" dan "Manis", yang secara sempurna mendeskripsikan ciri khas utama buah ini. Varietas yang paling terkenal dan menjadi standar kualitas adalah klon Arumanis 143.


PENETAPAN SEBAGAI VARIETAS UNGGUL

Mangga Arumanis (khususnya klon Arumanis 143) resmi ditetapkan sebagai varietas unggul nasional oleh Menteri Pertanian melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 102/Kpts/TP.240/2/1997 pada tanggal 14 Februari 1997.


KARAKTERISTIK TANAMAN

  • Bentuk Pohon: Memiliki tajuk yang rimbun, membulat, dan bisa tumbuh sangat besar dengan ketinggian mencapai 9 meter atau lebih.

  • Daun: Berbentuk lonjong, panjang, dengan pinggiran daun yang sedikit bergelombang.

  • Adaptasi: Tumbuh sangat optimal di dataran rendah hingga ketinggian 300 mdpl dengan musim kemarau yang nyata selama 3–4 bulan untuk merangsang pembungaan.

  • Produktivitas: Sangat tinggi. Pohon dewasa yang dirawat dengan baik dapat menghasilkan sekitar 50–100 kg buah per musim.


KEUNGGULAN DAN KARAKTERISTIK BUAH

  • Tampilan: Buahnya berbentuk lonjong dengan ujung yang membulat (paruh tidak menonjol). Kulit buahnya berwarna hijau tua dan tetap hijau meskipun sudah matang, biasanya tertutup lapisan lilin tipis yang membuatnya terlihat keabu-abuan.

  • Ukuran: Berat rata-rata buah berkisar antara 350 – 500 gram per buah.

  • Daging Buah: Berwarna kuning jingga saat matang sempurna, teksturnya lembut, padat, dan hampir tidak berserat.

  • Rasa dan Aroma: Memiliki rasa manis yang sangat kuat (legit) dengan aroma harum yang khas dan sangat tajam.

  • Potensi Pasar: Karena rasanya yang konsisten dan daya simpannya yang cukup baik, Arumanis merupakan varietas utama untuk ekspor dan industri olahan.






Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *